629 Nelayan Kab. Tegal ikutki Program Asuransi Nelayan - Website Sekretariat Daerah 629 Nelayan Kab. Tegal ikutki Program Asuransi Nelayan – Website Sekretariat Daerah


    Number : +62895377114xxx
    Pesan : Slamat sore mau tanya apakah selama ada perbaikan jalan dan jembatan yg ada di desa setiap kepala RT diwajibkan untuk mengumpulkan nasi, rokok dan jajanan? Sekedar tanya bapak Bupati saya takut kalo dimarah2in sama staf desa kalo nanya mereka.
    #BALASAN#
    Setiap paket pekerjaan APBD tidak dibenarkan ketua RT mewajibkan warganya mengumpulkan nasi, rokok dan jajanan. Namun jika itu bersifat swadaya masyarakat dan melalui Musdes dgn BPD, dpt dimungkinkan. Demikian utk menjadikan maklum.

    Number : +6282328598xxx
    Pesan : Assalamualaikum... bapak Bupati Tegal yth... kok buat sertifikat tanah dimintain biaya yah sama oknum desa... kasihan orang yang gak mampu... sebenernya gratis apa bayar pa? Mohon jawabannya terimakasih wassalamualaikum
    #BALASAN#
    Wa'alaikumsalam .apabila dlm pensertipikatan tsb bpk/ibu melalui program Prona utk biaya pendaftaran/pengukuran dr BPN mmg gratis krn sdh ditanggung oleh Pusat lewat DIPA BPN Kab. Tegal .sementara utk biaya pembuatan & pemasangan patok batas, pembuatan akta notaris/PPAT, materai, pelunasan pajak (PPH dan BPHTB) hingga biaya pemberkasan (fotocopy, pengisian berkas, dll) ditanggung oleh pemohon/peserta Prona .apabila mendaftar sendiri (tidak melalui program Prona) semua biaya tsb, baik biaya pendaftaran dan biaya lain2nya ditanggung seluruhnya oleh pemohon .dan pastinya akan lebih mahal.

    Number : +6282328380xxx
    Pesan : Aslmkm,slmt siang pa/bu, kami dari kec. jatinegara dsa gntungn RT 11.RW02. pa kami mau tanya pa tntang masalah jalan yg ada di dsa kami,bgini apa apa ea memang programnya jalan yg di aspal hanya sebagian saja si pa, ga smuanya apa dari sononya memang bgitu pa, apa rkayasanya orang2 yg menjalankan proyek saja pa, mohon pnjelasannya pa, mtr swn wa'alaikumsalam
    #BALASAN#
    Yth. Bp/Ibu/Sdr di desa Gantungan Jatinegara Wa'alaikumsalam. Bisa kami jelaskan bahwa jalan yg sudah diaspal yg dimaksud adalah ruas jalan ujung desa Argatawang- sampai pertengahan ds gantungan. pada th ini juga akan dikerjakan pengaspalan dari awal gerbang gantungan-perbatasan ds argatawang, sehingga akan nyambung dg yg sudah dikerjakan. terima kasih atas kepeduliannya. Wassalamu'alaikum wr wb.

    Number : +6281902748xxx
    Pesan : Mhn utk ditindak kandang ayam yg mengganggu ksehatan masy. Trutama di jalur wisata guci
    #BALASAN#
    Ass.wr.wb, terima kasih atas saran dan masukannya. Perlu kami sampaikan bahwa selama ini Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kab. Tegal belum pernah menerima surat permohonan ijin pendirian usaha kandang ayam sehingga dpt dipastikan bahwa kandang ayam tsb tidak tercatat pada data base DKPP Kab. Tegal. Namun demikian masukan sdr akan segera kami tindaklanjuti dng koordinasi bersama pemerintah desa dan kecamatan setempat. Terima kasih. Wass.wr.wb

    Number : +6282313932xxx
    Pesan : Pak? Bisane dln kemantran-jati bogor ora diurusi
    #BALASAN#
    Ya diurusi koh sabar nggih? sampun diukur ulang kerusakanipun, suwun.


16 Januari 2017

Posted in Pengumuman
Posted on: Januari 16th, 2017 Oleh master
Dilihat

SLAWI – Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berupaya untuk menjalankan Undang-Undang Republik Indoneisa Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam. Berkaitan dengan kecelakaan laut yang menimpa dua nelayan asal Desa Surodadi Kecamatan Suradadi yakni Muhammad Rasmin (40) dan Urip Supriyanto (23) menjadi perhatian serius Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan untuk mengikutsertakan nelayan pada Program Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN)

Kepala DKPP Kabupaten Tegal, Ir Toto Subandriyo,MM mengatakan bahwa peristiwa itu harus membuka mata kita semua, utamanya bagi para nelayan, tentang betapa tingginya risiko yang mereka hadapi saat melaut. “Nyawa menjadi taruhannya,serta keluarga akan terdampak jika sampai terjadi korban jiwa” ujarnya. Dengan kejadian tersebut ia meminta agar nelayan mengikuti progran BPAN tersebut.

Toto juga mengatakan bahwa saat ini petugas DKPP Kabupaten Tegal sedang semaksimal mungkin untuk mengikutsertakan nelayan Kabupaten Tegal pada Program BPAN yang difasilitasi pemerintah. “Para petugas kami sudah jemput bola dari rumah ke rumah nelayan membantu mereka untuk mendapatkan akses BPAN. Alhamdulillah sampai saat ini sudah 629 nelayan yang berhasil kami ikutkan Program Asuransi Nelayan, termasuk Pak Muhammad Rasmin yang mengalami kecelakaan kemarin. Insa Allah kedepan kami akan lebih intensif lagi menjaring mereka untuk mendapatkan akses asuransi ini,” bebernya

Dengan premi  Asuransi Nelayan sebesar Rp 175 ribu/orang/tahun dan untuk tahun pertama seluruhnya ditanggung pemerintah maka nelayan tidak mengeluarkan uang sepeser punalias gratis. Manfaatnya, bagi nelayan yang kita akses pada BPAN akan mendapat santunan kecelakaan akibat melakukan aktivitas penangkapan ikan sebesar Rp 200 juta (meninggal), Rp 100 juta (cacat tetap), atau biaya pengobatan Rp 20 juta. Santunan kecelakaan juga diberikan selain melakukan aktivitas penangkapan ikan yaitu Rp 160 juta (meninggal), Rp 100 juta (cacat tetap) dan biaya pengobatan maksimum Rp 20 juta;

Toto menambahkan, pelaksanaan program asuransi seringkali terkendala dua hal, yakni sosiokultural dan administrasi. Pada aspek sosiokulutural, banyak nelayan yang masih memandang asuransi itu ada unsur judi, riba, serta tidak mau hidup dan mati dijadikan objek bisnis karena mendahului takdir Tuhan. “Kendala administrasi di antaranya pada kepemilikan dokumen kependudukan seperti KTP elektronik dan kartu keluarga,” imbuhnya.

Comments

comments