Wakil Bupati Tegal Pimpin Uparaca Hari Lahir Pancasila Tingkat Kabupaten - Website Sekretariat Daerah Wakil Bupati Tegal Pimpin Uparaca Hari Lahir Pancasila Tingkat Kabupaten – Website Sekretariat Daerah

5 Juni 2017

Posted in Berita Utama
Posted on: Juni 5th, 2017 Oleh master

Slawi – Wakil Bupati Tegal, Dra. Umi Azizah, Memimpin acara Peringatan Hari lahir Pancasila Tingkat Kabupaten Tegal yang bertempat di Lapangan Halaman Belakang Setda, Senin (5/6). Pada peringatan Hari lahir Pancasila tahun ini pemerintah mengambil slogan Saya Indonesia Saya Pancasila dengan tagar #PekanPancaslia merupakan upaya pemerintah untuk memperkenalkan pancasila kepada generasi muda. Hal tersebut bukti bahwa slogan dan tagar tersebut saat ini viral di dunia maya.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Organisasi dan Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal beserta Staf dan Siswa dari Sekolah Menegah Atas di sekitar Komplek Kantor Pemerintahan Kabupaten Tegal.

Pada pelaksanaan upcara peringatan Hari Lahir Pancasila, Presiden RI Joko Widodo dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil Bupati Tegal mengatakan Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal l Juni 1945 yang dipidatokan lr. Sukarno, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945. Adalah jiwa besar para founding fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok Nusantara sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita.

Dikatakan pula oleh Presiden, Kita perlu belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui oleh radikalisme, konflik sosial, terorisme dan perang saudara. Dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal lka, kita bisa terhindar dari masalah tersebut. Kita bisa hidup rukun dan bergotong royong untuk memajukan negeri. Dengan Pancasila, lndonesia adalah harapan dan rujukan masyarakat internasional untuk membangun dunia yang damai, adil dan makmur di tengah kemajemukan.

Lebih lanjut Presiden mengajak peran aktif para ulama, ustadz, pendeta, pastor, bhiksu, pedanda, tokoh masyarakat, pendidik, pelaku seni dan budaya, pelaku media, jajaran birokrasi, TNI dan Polri serta seluruh komponen masyarakat untuk menjaga Pancasila. Pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara harus terus ditingkatkan. Ceramah keagamaan, materi pendidikan, fokus pemberitaan dan perdebatan di media sosial harus menjadi bagian dalam pendalaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Tegal bertindak sebagai Inspektur upacara sekaligus membacakan teks Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta upacara.