Bupati Tegal dan Dandim 0712/Tegal Nonton Bareng Film Merah Putih Memanggil - Website Sekretariat Daerah Bupati Tegal dan Dandim 0712/Tegal Nonton Bareng Film Merah Putih Memanggil – Website Sekretariat Daerah


    Number : +62895377114xxx
    Pesan : Slamat sore mau tanya apakah selama ada perbaikan jalan dan jembatan yg ada di desa setiap kepala RT diwajibkan untuk mengumpulkan nasi, rokok dan jajanan? Sekedar tanya bapak Bupati saya takut kalo dimarah2in sama staf desa kalo nanya mereka.
    #BALASAN#
    Setiap paket pekerjaan APBD tidak dibenarkan ketua RT mewajibkan warganya mengumpulkan nasi, rokok dan jajanan. Namun jika itu bersifat swadaya masyarakat dan melalui Musdes dgn BPD, dpt dimungkinkan. Demikian utk menjadikan maklum.

    Number : +6282328598xxx
    Pesan : Assalamualaikum... bapak Bupati Tegal yth... kok buat sertifikat tanah dimintain biaya yah sama oknum desa... kasihan orang yang gak mampu... sebenernya gratis apa bayar pa? Mohon jawabannya terimakasih wassalamualaikum
    #BALASAN#
    Wa'alaikumsalam .apabila dlm pensertipikatan tsb bpk/ibu melalui program Prona utk biaya pendaftaran/pengukuran dr BPN mmg gratis krn sdh ditanggung oleh Pusat lewat DIPA BPN Kab. Tegal .sementara utk biaya pembuatan & pemasangan patok batas, pembuatan akta notaris/PPAT, materai, pelunasan pajak (PPH dan BPHTB) hingga biaya pemberkasan (fotocopy, pengisian berkas, dll) ditanggung oleh pemohon/peserta Prona .apabila mendaftar sendiri (tidak melalui program Prona) semua biaya tsb, baik biaya pendaftaran dan biaya lain2nya ditanggung seluruhnya oleh pemohon .dan pastinya akan lebih mahal.

    Number : +6282328380xxx
    Pesan : Aslmkm,slmt siang pa/bu, kami dari kec. jatinegara dsa gntungn RT 11.RW02. pa kami mau tanya pa tntang masalah jalan yg ada di dsa kami,bgini apa apa ea memang programnya jalan yg di aspal hanya sebagian saja si pa, ga smuanya apa dari sononya memang bgitu pa, apa rkayasanya orang2 yg menjalankan proyek saja pa, mohon pnjelasannya pa, mtr swn wa'alaikumsalam
    #BALASAN#
    Yth. Bp/Ibu/Sdr di desa Gantungan Jatinegara Wa'alaikumsalam. Bisa kami jelaskan bahwa jalan yg sudah diaspal yg dimaksud adalah ruas jalan ujung desa Argatawang- sampai pertengahan ds gantungan. pada th ini juga akan dikerjakan pengaspalan dari awal gerbang gantungan-perbatasan ds argatawang, sehingga akan nyambung dg yg sudah dikerjakan. terima kasih atas kepeduliannya. Wassalamu'alaikum wr wb.

    Number : +6281902748xxx
    Pesan : Mhn utk ditindak kandang ayam yg mengganggu ksehatan masy. Trutama di jalur wisata guci
    #BALASAN#
    Ass.wr.wb, terima kasih atas saran dan masukannya. Perlu kami sampaikan bahwa selama ini Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kab. Tegal belum pernah menerima surat permohonan ijin pendirian usaha kandang ayam sehingga dpt dipastikan bahwa kandang ayam tsb tidak tercatat pada data base DKPP Kab. Tegal. Namun demikian masukan sdr akan segera kami tindaklanjuti dng koordinasi bersama pemerintah desa dan kecamatan setempat. Terima kasih. Wass.wr.wb

    Number : +6282313932xxx
    Pesan : Pak? Bisane dln kemantran-jati bogor ora diurusi
    #BALASAN#
    Ya diurusi koh sabar nggih? sampun diukur ulang kerusakanipun, suwun.


12 Oktober 2017

Posted in Berita Utama
Posted on: Oktober 12th, 2017 Oleh master

Bupati Tegal, Enthus Susmono dan Dandim 0712/Tegal Letkol Kav Kristiyanto S.Sos beserta jajarannya dan anggota FKPPI Kabupaten dan Kota Tegal nonton bareng (Nobar) film dengan judul “Merah Putih Memanggil” di gedung bioskop cinema Transmart Kota Tegal.  Rabu,(11/10).

Kegiatan nonton bareng ini yang berjudul Merah putih Memanggil sesuai dengan perintah telegram atasan, dengan tujuan untuk membangkitkan semangat Prajurit dan semangat juang serta kebanggaan sebagai Prajurit Tentara Nasional Indonesia. Pada kesempatan itu Dandim 0712/Tegal Letkol Kav Kristiyanto S.Sos mengatakan bahwa kita adalah Prajurit Pejuang yang selalu berlatih untuk mempertahankan kedaulatan Negara.

“Oleh karena itu kita harus banyak melihat contoh Prajurit yang baik dalam melaksanakan tugas Negara agar kita mampu berkreatif dan meningkatkan kesiap-siagaan dalam melaksanakan tugas dimanapun kita bertugas” ujarnya.

Dandim 0712/Tegal mengatakan bahwa film ini merupakan bibit inspirasi kesiapan bagi Prajurit. “Tapi sebanyak-banyaknya kita berlatih harus tetap mengingat  bahwa kita adalah Prajurit yang lahir dari rakyat, oleh karena itu kita harus dekat dengan masyarakat dan mau tahu kesulitan rakyat” ucap Dandim.

Sementara itu, Bupati Tegal, Entus Susmono,  mengatakan  bahwa film ini sangat bagus dalam rangka menumbuhkan rasa nasionalisme buat bangsa dan negara, tidak hanya itu, film ini juga mengajarkan pada masyarakat untuk senantiasa mencintahi merah putih walaupun dengan mengorbankan jiwa dan raganya” ucap Enthus.

Dalam cerita film ini menceritakan Kapten Norman ( Maruli Tampubolon) membuka gawainya selepas berlatih. Ia melihat sebuah video berita tentang pembajakan kapal pesiar berbendera Indonesia oleh kelompok teroris internasional. Adegan tersebut merupakan awal kisah film Merah Putih Memanggil yang digarap oleh rumah produksi TeBe Silalahi. Bertindak sebagai pimpinan teroris adalah artis peran Ariyo Wahab yang memerankan Diego, si bengis. Ia dibantu oleh kaki tangannya yang bernama Lopez (Restu Sinaga). Mereka adalah kelompok teroris yang menduduki negara fiktif Tongo, tetangga Indonesia.

Kelompok mereka berhasil menyandera beberapa awak kapal pesiar yang terdiri dari orang Indonesia dan warga Perancis. Misi mereka adalah meminta uang tebusan kepada negara yang warganya disandera. Jika tak dituruti, mereka tak segan membunuh sandera. Sayangnya aparat Pemerintah Tongo tak berdaya menangani agresifnya kelompok teroris tersebut. Mereka lalu memberikan akses kepada TNI untuk menyelamatkan para sandera.
Norman yang merupakan komandan anti teror Kopassus ditugaskan untuk menyelamatkan sandera. Timnya dibantu oleh pasukan gabungan dari unsur TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Mereka hanya memiliki waktu 48 jam untuk menyelamatkan sandera. Selama operasi penyelamatan, bentrokan senjata antara pasukan TNI dengan teroris tak bisa dihindari. Korban jiwa dari kedua belah pihak terus bertumbangan.

Meskipun pasukan khusus tersebut berhasil menyelamatkan para sandera dalam prosedur misi awalnya, mereka malah diburu dan dikejar-kejar oleh pasukan pemberontak. Namun, aksi laga prajurit TNI tak usah diragukan. Berkali-kali aksi mereka dapat mengundang decak kagum penonton. Tak jarang, dialog ringan mereka malah begitu jenaka. Selain prajurit TNI, berbagai peralatan militer TNI juga dipergunakan dalam film tersebut. Peralatan itu adalah pesawat tempur, helikopter, KRI Diponegoro, tank amfibi, dan kapal selam.

Comments

comments