Pastikan Ketepatan Sasaran, Wakil Bupati Tegal Tinjau Program Penanggulangan Kemiskinan - Website Sekretariat Daerah Pastikan Ketepatan Sasaran, Wakil Bupati Tegal Tinjau Program Penanggulangan Kemiskinan – Website Sekretariat Daerah


    Number : +62895377114xxx
    Pesan : Slamat sore mau tanya apakah selama ada perbaikan jalan dan jembatan yg ada di desa setiap kepala RT diwajibkan untuk mengumpulkan nasi, rokok dan jajanan? Sekedar tanya bapak Bupati saya takut kalo dimarah2in sama staf desa kalo nanya mereka.
    #BALASAN#
    Setiap paket pekerjaan APBD tidak dibenarkan ketua RT mewajibkan warganya mengumpulkan nasi, rokok dan jajanan. Namun jika itu bersifat swadaya masyarakat dan melalui Musdes dgn BPD, dpt dimungkinkan. Demikian utk menjadikan maklum.

    Number : +6282328598xxx
    Pesan : Assalamualaikum... bapak Bupati Tegal yth... kok buat sertifikat tanah dimintain biaya yah sama oknum desa... kasihan orang yang gak mampu... sebenernya gratis apa bayar pa? Mohon jawabannya terimakasih wassalamualaikum
    #BALASAN#
    Wa'alaikumsalam .apabila dlm pensertipikatan tsb bpk/ibu melalui program Prona utk biaya pendaftaran/pengukuran dr BPN mmg gratis krn sdh ditanggung oleh Pusat lewat DIPA BPN Kab. Tegal .sementara utk biaya pembuatan & pemasangan patok batas, pembuatan akta notaris/PPAT, materai, pelunasan pajak (PPH dan BPHTB) hingga biaya pemberkasan (fotocopy, pengisian berkas, dll) ditanggung oleh pemohon/peserta Prona .apabila mendaftar sendiri (tidak melalui program Prona) semua biaya tsb, baik biaya pendaftaran dan biaya lain2nya ditanggung seluruhnya oleh pemohon .dan pastinya akan lebih mahal.

    Number : +6282328380xxx
    Pesan : Aslmkm,slmt siang pa/bu, kami dari kec. jatinegara dsa gntungn RT 11.RW02. pa kami mau tanya pa tntang masalah jalan yg ada di dsa kami,bgini apa apa ea memang programnya jalan yg di aspal hanya sebagian saja si pa, ga smuanya apa dari sononya memang bgitu pa, apa rkayasanya orang2 yg menjalankan proyek saja pa, mohon pnjelasannya pa, mtr swn wa'alaikumsalam
    #BALASAN#
    Yth. Bp/Ibu/Sdr di desa Gantungan Jatinegara Wa'alaikumsalam. Bisa kami jelaskan bahwa jalan yg sudah diaspal yg dimaksud adalah ruas jalan ujung desa Argatawang- sampai pertengahan ds gantungan. pada th ini juga akan dikerjakan pengaspalan dari awal gerbang gantungan-perbatasan ds argatawang, sehingga akan nyambung dg yg sudah dikerjakan. terima kasih atas kepeduliannya. Wassalamu'alaikum wr wb.

    Number : +6281902748xxx
    Pesan : Mhn utk ditindak kandang ayam yg mengganggu ksehatan masy. Trutama di jalur wisata guci
    #BALASAN#
    Ass.wr.wb, terima kasih atas saran dan masukannya. Perlu kami sampaikan bahwa selama ini Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kab. Tegal belum pernah menerima surat permohonan ijin pendirian usaha kandang ayam sehingga dpt dipastikan bahwa kandang ayam tsb tidak tercatat pada data base DKPP Kab. Tegal. Namun demikian masukan sdr akan segera kami tindaklanjuti dng koordinasi bersama pemerintah desa dan kecamatan setempat. Terima kasih. Wass.wr.wb

    Number : +6282313932xxx
    Pesan : Pak? Bisane dln kemantran-jati bogor ora diurusi
    #BALASAN#
    Ya diurusi koh sabar nggih? sampun diukur ulang kerusakanipun, suwun.


23 Januari 2018

Posted in Berita Utama
Posted on: Januari 23rd, 2018 Oleh Administrator
Dilihat

SLAWI – Wakil Bupati Tegal Umi Azizah didampingi sejumlah pejabat siang tadi (23/1) meninjau hasil pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan. Dua program yang menjadi obyek kunjungannya kali ini adalah pembangunan jamban keluarga sehat dari Program Daerah Pemberdayaan Masyarakat (PDPM) dan rehab rumah tidak layak huni (RTLH). Di Kecamatan Dukuhturi, Umi yang juga koordinator Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Tegal ini mengunjungi Desa Bulakpacing dan Desa Blubuk yang dilanjutkan dengan kunjungannya ke Kecamatan Pangkah, tepatnya di Desa Pener dan Desa Bogares Kidul.

Disela-sela kunjungannya, Umi menyampaikan jika agenda tersebut terkesan mendadak, tidak dipersiapkan. “Sengaja saya minta waktu pagi tadi untuk monitor ke sejumlah lokasi supaya apa yang saya lihat itu nyata, tidak mengada-ada”, katanya. Kepada pejabat yang mendampingi, Umi menekankan pentingnya ketepatan sasaran, ketepatan waktu dan mutu.

PDPM menurutnya sudah diluncurkan sejak tahun 2014 sebagai perwujudan program Cinta Desa, dan rencananya akan terus ia gulirkan hingga akhir 2018 mendatang. “Kepemilikan jamban sehat oleh keluarga miskin baru bisa dituntaskan tahun 2019 nanti, sehingga perlu ada dukungan semua pihak untuk mengalokasikan sumberdaya-nya kesana”, imbuhnya. Adapun anggaran pembangunan jamban keluarga melalui PDPM tahun 2017 lalu dan tahun 2018 ini jumlahnya sama, yaitu Rp. 21,075 miliar.

Sementara untuk program rehab RTLH, sejak tahun 2014 hingga akhir 2017 lalu, setidaknya ada 3.829 unit rumah yang berhasil dibangun. Umi menuturkan, program rehab RTLH ini sangat baik dan bermanfaat bagi warga miskin, selain mendukung target Indonesia Bebas Kumuh Tahun 2020. “Dengan memiliki rumah yang layak, penghuninya tentu bisa hidup lebih sehat, tidak gampang sakit sehingga produktif dalam bekerja”, katanya. Kondisi itu menurutnya secara perlahan akan meningkatkan kesejahteraan warganya, sehingga kemiskinan bisa kita tanggulangi.

Ditanya soal anggaran RTLH 2017 Umi mengatakan, mendasari Peraturan Bupati Tegal Nomor 429 Tahun 2017 tentang Penetapan Lokasi dan Alokasi Dana Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Desa, anggaran APBD untuk rehab RTLH tahun 2017 lalu jumlahnya mencapai Rp. 7,74 miliar dengan indeks rehab per unit rumahnya masing-masing Rp. 20 juta. “Dengan indeks yang sama, tahun ini kami berencana menambah jumlah sasaran hingga mencapai 522 unit yang akan direhab melalui pendanaan APBD 2018 senilai Rp. 10,44 miliar”, tuturnya.

Kepada setiap Kades yang dikunjunginya Umi selalu berpesan bahwa berjalan atau tidaknya program penanggulangan kemiskinan sangat bergantung pada kinerja kepala desanya. Bagaimana Kades harus peka terhadap kemiskinan di wilayahnya dan punya inisiatif mensosialisasikan program-program Pemerintah Kabupaten Tegal menjadi faktor penting dan sangat menentukan. Sebelumnya Umi juga berpesan bahwa sehat itu tidak saja penting, tapi sehat adalah kebutuhan dasar setiap warga negara dan pemerintah mulai dari pusat hingga desa memiliki kewajiban untuk meningkatkan derajat kesehatan warganya.

Comments

comments