Sedikitnya 10.834 Jamban Keluarga Berhasil Dibangun Lewat PDPM 2017 - Website Sekretariat Daerah Sedikitnya 10.834 Jamban Keluarga Berhasil Dibangun Lewat PDPM 2017 – Website Sekretariat Daerah


    Number : +62895377114xxx
    Pesan : Slamat sore mau tanya apakah selama ada perbaikan jalan dan jembatan yg ada di desa setiap kepala RT diwajibkan untuk mengumpulkan nasi, rokok dan jajanan? Sekedar tanya bapak Bupati saya takut kalo dimarah2in sama staf desa kalo nanya mereka.
    #BALASAN#
    Setiap paket pekerjaan APBD tidak dibenarkan ketua RT mewajibkan warganya mengumpulkan nasi, rokok dan jajanan. Namun jika itu bersifat swadaya masyarakat dan melalui Musdes dgn BPD, dpt dimungkinkan. Demikian utk menjadikan maklum.

    Number : +6282328598xxx
    Pesan : Assalamualaikum... bapak Bupati Tegal yth... kok buat sertifikat tanah dimintain biaya yah sama oknum desa... kasihan orang yang gak mampu... sebenernya gratis apa bayar pa? Mohon jawabannya terimakasih wassalamualaikum
    #BALASAN#
    Wa'alaikumsalam .apabila dlm pensertipikatan tsb bpk/ibu melalui program Prona utk biaya pendaftaran/pengukuran dr BPN mmg gratis krn sdh ditanggung oleh Pusat lewat DIPA BPN Kab. Tegal .sementara utk biaya pembuatan & pemasangan patok batas, pembuatan akta notaris/PPAT, materai, pelunasan pajak (PPH dan BPHTB) hingga biaya pemberkasan (fotocopy, pengisian berkas, dll) ditanggung oleh pemohon/peserta Prona .apabila mendaftar sendiri (tidak melalui program Prona) semua biaya tsb, baik biaya pendaftaran dan biaya lain2nya ditanggung seluruhnya oleh pemohon .dan pastinya akan lebih mahal.

    Number : +6282328380xxx
    Pesan : Aslmkm,slmt siang pa/bu, kami dari kec. jatinegara dsa gntungn RT 11.RW02. pa kami mau tanya pa tntang masalah jalan yg ada di dsa kami,bgini apa apa ea memang programnya jalan yg di aspal hanya sebagian saja si pa, ga smuanya apa dari sononya memang bgitu pa, apa rkayasanya orang2 yg menjalankan proyek saja pa, mohon pnjelasannya pa, mtr swn wa'alaikumsalam
    #BALASAN#
    Yth. Bp/Ibu/Sdr di desa Gantungan Jatinegara Wa'alaikumsalam. Bisa kami jelaskan bahwa jalan yg sudah diaspal yg dimaksud adalah ruas jalan ujung desa Argatawang- sampai pertengahan ds gantungan. pada th ini juga akan dikerjakan pengaspalan dari awal gerbang gantungan-perbatasan ds argatawang, sehingga akan nyambung dg yg sudah dikerjakan. terima kasih atas kepeduliannya. Wassalamu'alaikum wr wb.

    Number : +6281902748xxx
    Pesan : Mhn utk ditindak kandang ayam yg mengganggu ksehatan masy. Trutama di jalur wisata guci
    #BALASAN#
    Ass.wr.wb, terima kasih atas saran dan masukannya. Perlu kami sampaikan bahwa selama ini Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kab. Tegal belum pernah menerima surat permohonan ijin pendirian usaha kandang ayam sehingga dpt dipastikan bahwa kandang ayam tsb tidak tercatat pada data base DKPP Kab. Tegal. Namun demikian masukan sdr akan segera kami tindaklanjuti dng koordinasi bersama pemerintah desa dan kecamatan setempat. Terima kasih. Wass.wr.wb

    Number : +6282313932xxx
    Pesan : Pak? Bisane dln kemantran-jati bogor ora diurusi
    #BALASAN#
    Ya diurusi koh sabar nggih? sampun diukur ulang kerusakanipun, suwun.


23 Januari 2018

Posted in Berita Utama
Posted on: Januari 23rd, 2018 Oleh Administrator
Dilihat

SLAWI – Usai mendampingi kunjungan kerja Wakil Bupati Tegal Umi Azizah ke sejumlah titik pembangunan jamban keluarga dari pendanaan Program Daerah Pemberdayaan Masyarakat (PDPM) 2017 siang tadi (23/1), Kepala Dinkes Hendadi selaku ketua tim teknis PDPM segera menggelar rapat koordinasi. Lewat Rakor tersebut terungkap, sedikitnya 10.834 jamban keluarga berhasil dibangun oleh pemerintah desa.

Rapat yang digelar secara terbatas di ruang pertemuan Dinkes Kabupaten Tegal ini membahas evaluasi pelaksanaan pembangunan jamban keluarga tahun 2017. Hadir pada rakor tersebut antara lain Inspektur Kabupaten Tegal BK. Aribawa, Sekretaris BPKAD Amir Mahmud dan sejumlah pejabat terkait lainnya. Dari laporan tim monitoring, tercatat 271 desa sudah melaksanakan kewajibannya menuntaskan PDPM 2017, sementara 10 desa sisanya akan menyelesaikannya di triwulan satu ini, bersamaan dengan pelaksanaan tahun 2018.

Hendadi mengakui, sejumlah kendala sempat ia temui saat pelaksanaan Program Cinta Desa tahun 2017 ini, mulai dari kendala teknis hingga administrasi, seperti desa tidak bisa mencairkan dana PDPM karena belum melaporkan pertanggungjawaban APBDes 2016. “Mereka yang tidak bisa mencairkan PDPM otomatis menjadi SiLPA dan baru bisa dikerjakan tahun berikutnya atau tahun ini”, jelasnya. Sementara untuk kendala teknis secara bertahap bisa diatasi dan menjadi bahan evaluasi atau kajian pelaksanaan PDPM tahun ini.

Hendadi menuturkan, anggaran pelaksanaan PDPM tahun 2018 jumlahnya sama persis dengan PDPM tahun 2017, yaitu Rp. 21,075 miliar. Dana tersebut rencananya akan digelontorkan oleh Pemkab Tegal ke pemerintah desa dalam bentuk bantuan keuangan desa yang bersifat khusus. “Semuanya digunakan untuk membangun jamban keluarga sehat dengan sasaran keluarga miskin. Sementara desa-desa yang sudah tuntas ODF (Open Defecating Free) bisa menggunakan dana tersebut untuk perbaikan jamban dengan sasaran yang sama, keluarga miskin”, urainya.

Menurut Hendadi, pelaksanaan PDPM lebih difokuskan untuk menuntaskan target Kabupaten Tegal bebas dari perilaku buang air besar sembarangan tahun 2019. Ditemui usai rapat, Hendadi menyampaikan bahwa capaian PDPM 2017 sudah cukup baik. “Setelah kita evaluasi tadi, pelaksanaan PDPM tahun 2018 ini akan kita awali lebih cepat”, katanya. Handadi menjelaskan rencananya, awal Pebruari nanti Perbup sudah jadi, sehingga Maret bisa mulai dikerjakan. Dengan demikian katanya, kendala di lapangan seperti musim penghujan bisa diantisipasi.

Comments

comments