17 dari 21 Panti Asuhan di Kabupaten Tegal Terima Sertifikasi Akreditasi - Website Sekretariat Daerah 17 dari 21 Panti Asuhan di Kabupaten Tegal Terima Sertifikasi Akreditasi – Website Sekretariat Daerah


    Number : +62895377114xxx
    Pesan : Slamat sore mau tanya apakah selama ada perbaikan jalan dan jembatan yg ada di desa setiap kepala RT diwajibkan untuk mengumpulkan nasi, rokok dan jajanan? Sekedar tanya bapak Bupati saya takut kalo dimarah2in sama staf desa kalo nanya mereka.
    #BALASAN#
    Setiap paket pekerjaan APBD tidak dibenarkan ketua RT mewajibkan warganya mengumpulkan nasi, rokok dan jajanan. Namun jika itu bersifat swadaya masyarakat dan melalui Musdes dgn BPD, dpt dimungkinkan. Demikian utk menjadikan maklum.

    Number : +6282328598xxx
    Pesan : Assalamualaikum... bapak Bupati Tegal yth... kok buat sertifikat tanah dimintain biaya yah sama oknum desa... kasihan orang yang gak mampu... sebenernya gratis apa bayar pa? Mohon jawabannya terimakasih wassalamualaikum
    #BALASAN#
    Wa'alaikumsalam .apabila dlm pensertipikatan tsb bpk/ibu melalui program Prona utk biaya pendaftaran/pengukuran dr BPN mmg gratis krn sdh ditanggung oleh Pusat lewat DIPA BPN Kab. Tegal .sementara utk biaya pembuatan & pemasangan patok batas, pembuatan akta notaris/PPAT, materai, pelunasan pajak (PPH dan BPHTB) hingga biaya pemberkasan (fotocopy, pengisian berkas, dll) ditanggung oleh pemohon/peserta Prona .apabila mendaftar sendiri (tidak melalui program Prona) semua biaya tsb, baik biaya pendaftaran dan biaya lain2nya ditanggung seluruhnya oleh pemohon .dan pastinya akan lebih mahal.

    Number : +6282328380xxx
    Pesan : Aslmkm,slmt siang pa/bu, kami dari kec. jatinegara dsa gntungn RT 11.RW02. pa kami mau tanya pa tntang masalah jalan yg ada di dsa kami,bgini apa apa ea memang programnya jalan yg di aspal hanya sebagian saja si pa, ga smuanya apa dari sononya memang bgitu pa, apa rkayasanya orang2 yg menjalankan proyek saja pa, mohon pnjelasannya pa, mtr swn wa'alaikumsalam
    #BALASAN#
    Yth. Bp/Ibu/Sdr di desa Gantungan Jatinegara Wa'alaikumsalam. Bisa kami jelaskan bahwa jalan yg sudah diaspal yg dimaksud adalah ruas jalan ujung desa Argatawang- sampai pertengahan ds gantungan. pada th ini juga akan dikerjakan pengaspalan dari awal gerbang gantungan-perbatasan ds argatawang, sehingga akan nyambung dg yg sudah dikerjakan. terima kasih atas kepeduliannya. Wassalamu'alaikum wr wb.

    Number : +6281902748xxx
    Pesan : Mhn utk ditindak kandang ayam yg mengganggu ksehatan masy. Trutama di jalur wisata guci
    #BALASAN#
    Ass.wr.wb, terima kasih atas saran dan masukannya. Perlu kami sampaikan bahwa selama ini Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Kab. Tegal belum pernah menerima surat permohonan ijin pendirian usaha kandang ayam sehingga dpt dipastikan bahwa kandang ayam tsb tidak tercatat pada data base DKPP Kab. Tegal. Namun demikian masukan sdr akan segera kami tindaklanjuti dng koordinasi bersama pemerintah desa dan kecamatan setempat. Terima kasih. Wass.wr.wb

    Number : +6282313932xxx
    Pesan : Pak? Bisane dln kemantran-jati bogor ora diurusi
    #BALASAN#
    Ya diurusi koh sabar nggih? sampun diukur ulang kerusakanipun, suwun.


7 Februari 2018

Posted in Berita Utama
Posted on: Februari 7th, 2018 Oleh master
Dilihat

SLAWI – Pemkab Tegal melalui Dinas Sosial menyerahkan sertifikat akreditasi dari Badan Akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial kepada 17  Lembaga Kesejahreraan Sosial Anak – Panti Sosial Asuhan Anak (LKSA – PSAA ) di Kabupaten Tegal. Acara penyerahan tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat Bupati Tegal, Rabu (7/2) dalam acara Bimtek Pekerja Sosial Kegiatan Peningkatan Jejaring Kerjasama Pelaku-pelaku usaha Kesejahteraan Sosial di masyarakat dan dihadiri oleh 21 LKSA – PSAA se Kabupaten Tegal.

Akreditasi ini  dilakukan untuk mengukur kelayakan dan standardisasi penyelenggaraan Pelayanan Sosial Anak yang dilakukan oleh LKSA, sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 30 Tahun 2011 tentang Standar Nasional Pengasuhan Untuk LKSA (selanjutnya disingkat SNPA).

Menurut Drs. H. Ahmad Suhari, Wakil Ketua Pengurus Harian Forum Nasional LKSA-PSAA tujuan akreditasi ini adalah agar manajemen LKSA – PSAA lebih tersistem lebih baik. “Banyak LKSA – PSAA yang tidak tersistem” katanya.

Suhari juga menyinggung bahwa setiap panti harus memiliki usaha tidak hanya tergantung pada bantuan donatur. “Setidaknya panti memiliki mini market” katanya. Pada kesempatan tersebut Suhari menjelaskan bahwa panti bisa membuat mini market jika memiliki lahan dan jika tidak memiliki lahan bisa dialihkan dengan membeli saham sebuah minimarket. Selain itu, pihak panti juga melibatkan masyarakat agar bisa lebih berdaya sehingga baik pihak panti dan masyarakat sekitar dapat menikmati hasil dari usaha tersebut.

Sementara itu, Wakil Bupati Tegal, Dra. Umi Azizah, mengatakan bahwa dirinya bersyukur dengan diberikannya sertifikasi akreditasi kepada 17 dari 21 LKSA – PSAA se Kab. Tegal. Umi juga mengatakan bahwa terkait penutupan lokalisasi prostitusi di wilayah pantura tahun 2017 salah satu tujuannya adalah untuk kepentingan kesejahteraan anak. Umi mengatakan bahwa disaat anak mau berangkat sekolah tidak terperhatikan namun dikala waktu malam tiba untuk belajar mereka malah terganggu suara orang mabuk dan bahkan melihat perbuatan yang tidak seronok di lingkungan sekitar mereka.

Terkait dengan permasalahan sosial yang ada di wilayah Kabupaten Tegal, Pemkab Tegal telah mendirikan Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) Kab. Tegal sedang berusaha mengatasi permasalahan sosial tersebut bekerja sama dengan BAZDA yang telah mendapatkan sokongan dana zakat dari masyarakat sebesar Rp. 1,3 milyar guna disalurkan kembali kepada masyarakat.

Comments

comments